Medica Center- Pentingnya Mengkonsumsi Protein untuk Proses Penyembuhan pada pasien pasca oeperasi pembedahan

Biasanya dari dokter ataupun nakes menyarankan pasien. Untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang banyak mengandung protien. "Protein merupakan suatu moleku yang terbentuk dari asam amino yang tersusun dari : atom nitrogen, karbon, oksigen dan juga beberapa jenis asam amino yang mengandung sulfur / metionin, sistin dan sistin yang dihibubungkan oleh ikatan peptida" Bintang 2010.
Protein sendiri merupakan polimer daru sekitar 21 asam amino berlainan yang digabungkan dengan ikatan peptida. Protein adalah suatu zat pembangun yang sangat penting dalam siklus kehidupan. Protein sendiri digunakan sebagai zat pembangun untuk mengganti dan memelihara sel tubuh yang telah rusak, mereproduksi, dan mencerna makanan dalam tubuh.
Fungsi dan peranan protein untuk Proses Penyembuhan luka:
Memelihara jaringan tubuh, memperbaiki serta mengganti jaringan-jaringan yang telah rusak degeneratif jaringan.
Membentuk jaringan baru dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
Sebagai penyedia asam amino yang diperlukan membentuk enzim pencernaan dan metabolisme juga membentuk antibodi yang sangat dibutuhkan tubuh.
Mengatur keseimbangan air yang terdapat dalam tiga kompartemen (intraseluler, ekstraseluler dan intravaskuler.
Jika kita terlalu banyak mengkonsumsi protein akan mempengaruhi sistem pencernaan untuk mengurainya secara menyeluruh karena sisa-sisa makan yang tidak dapat diserap oleh tubuh akan menumpuk dan akhirnya akan membusuk dalam usus. Racun-racun yang dihasilkan dari sisa-sisa makan akan dinetralkan oleh hati. Kondisi seperti ini yang mengakibatkan enzim didalam usus dan hati menguras Energy nya hanya untuk melindungi tubuh dari racun-racun yang ada pada pencernaan. Kerugian terbesar dalam tubuh adalah protein akan terbuang sia-sia saat kita BAK, Pada dasarnya kita tidak boleh berlebihan cukup secukupnya saja sesuai kebutuhan tubuh.
Protein sendiri merupakan polimer daru sekitar 21 asam amino berlainan yang digabungkan dengan ikatan peptida. Protein adalah suatu zat pembangun yang sangat penting dalam siklus kehidupan. Protein sendiri digunakan sebagai zat pembangun untuk mengganti dan memelihara sel tubuh yang telah rusak, mereproduksi, dan mencerna makanan dalam tubuh.
Protein sendiri dibagi menjadi dua jenis?
Protein Hewani.
Protein Hewani / sumber protein yang dihasilkan dari hewan seperti, telur 🥚, ikan dan susu. Protein hewani ini disebut juga dengan protein yang lengkap, bermutu tinggi karena kandungan asam amino esensialnya, karena susunan asam amino nanya hampir mendekati apa yang dibutuhkan oleh tubuh.Protein Nabati.
Sekitar 70% lebih protein di dunia ini dihasilkan dari nabati/ tumbuh-tumbuhan, terutama dari biji-bijian dan kacang-kacangan. Buah-buahan dan sayura tidak memiliki kontribusi protein dalam jumlah yang cukup. Sebagian besar masyarakat kita menggunakan sereal terutama beras, jagung dan gandum, sebagai sumber kalori dan juga sumber protein penting yang dibutuhkan oleh tubuh.Fungsi dan peranan protein untuk Proses Penyembuhan luka:
Memelihara jaringan tubuh, memperbaiki serta mengganti jaringan-jaringan yang telah rusak degeneratif jaringan.
Membentuk jaringan baru dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
Sebagai penyedia asam amino yang diperlukan membentuk enzim pencernaan dan metabolisme juga membentuk antibodi yang sangat dibutuhkan tubuh.
Mengatur keseimbangan air yang terdapat dalam tiga kompartemen (intraseluler, ekstraseluler dan intravaskuler.
Jika kita terlalu banyak mengkonsumsi protein akan mempengaruhi sistem pencernaan untuk mengurainya secara menyeluruh karena sisa-sisa makan yang tidak dapat diserap oleh tubuh akan menumpuk dan akhirnya akan membusuk dalam usus. Racun-racun yang dihasilkan dari sisa-sisa makan akan dinetralkan oleh hati. Kondisi seperti ini yang mengakibatkan enzim didalam usus dan hati menguras Energy nya hanya untuk melindungi tubuh dari racun-racun yang ada pada pencernaan. Kerugian terbesar dalam tubuh adalah protein akan terbuang sia-sia saat kita BAK, Pada dasarnya kita tidak boleh berlebihan cukup secukupnya saja sesuai kebutuhan tubuh.